"Aku beri waktu untuk menyembuhkan diri, setelah itu jangan sakit lagi. Kita banyak agenda yang harus dijalankan, permainan ini tidak akan menarik kalau pemeran utamanya tidak terlibat." Edmund menggenggam kuat tangan Hera, kalau bukan buatan Tuhan, percayalah tangan mungil Hera pasti remuk. Genggaman itu menjanjikan kesakitan yang teramat sangat. Dan Hera harus merasakannya. "Ada pepatah lama yang mengatakan lidah lebih tajam dari pedang dan liur lebih beracun dari bisa. Pedang bisa melukai tanpa harus membunuh, begitupun bisa yang lebih menyiksa, hidup tak mampu mati juga tak bisa." Edmund mencondongkan tubuhnya, mengikis jarak, tepat didepan bibir Hera berkata, "dan aku mau melihatmu seperti itu p*****r kecil." Satu kecupan mendarat di bibir Hera yang pucat dan dingin. Suhu tubuh H

