Kau Menakutiku?

1085 Kata

Hera bertemu tatap dengan seorang pria saat keluar dari arah masuk menuju pemandian pribadi Edmund. Pria itu tersenyum sopan padanya, Hera langsung lari seperti sedang melihat hantu. Pria itu sempat terpana dengan kecantikkan Hera, meski tanpa riasan. "Tuan mempersilahkan anda masuk." Polo mengintrupsi pria tampan yang kaget dengan suaranya. "Maaf aku lancang, berkeliling tanpa meminta izin lebih dulu." "Harusnya tidak melakukannya, anda bukan orang yang tidak tahu aturan. Kali ini saya mengabaikannya karena anda memiliki urusan penting dengan tuan saya." Pria tampan itu mengangguk sopan, salahnya tidak minta izin lebih dulu. Sebelum masuk kedalam kastil, pria itu sempat menoleh kearah Hera lari. Jalan setapak berbukit yang entah berujung kemana, estat Edmund memang seluas itu. Sejau

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN