"Aku harap kau tidak tersinggung dengan apa yang kepala pelayanku katakan." Edmund mempersilahkan Zavion masuk ke dalam kastil, mengikutinya. Dia menyerahkan cambuk dan sarung tangannya pada Polo, langkah tegap dan pastinya terdengar terhentak sepanjang jalan menuju ruangan karena boots yang dikenakannya. Edmund pria tinggi bertubuh gagah dan kekar, tiap otot yang mencuat di balik pakaian yang dikenakannya menandakan betapa kuatnya tubuh pria itu, tak tergoyahkan. Zavion memiliki tubuh yang hampir sama seperti Edmund, tapi otot-otot yang tercetak dalam tubuhnya lebih menegaskannya sebagai pria yang tidak pernah mengandalkan otot dalam menyelesaikan masalah. Beda hal dengan Edmund, yang seolah terlahir untuk menjadi petarung, ototnya seolah memang diciptakan untuk bertarung. Tidak ada y

