Hari-hari setelah Valiant menginap di rumah Vivienne dan Jeremi menjadi titik awal dari hubungan yang semakin erat antara Valiant dengan si kembar. Setiap kali ada kesempatan, Valiant selalu datang, entah sekadar untuk menjenguk, membawa belanjaan, atau langsung menggendong Julian dan Jelena begitu sampai di rumah. Si kembar pun terlihat nyaman berada di pelukan Valiant, seolah mereka langsung mengenali aroma dan suara khas om mereka. Pagi itu, ketika Jeremi baru saja menyiapkan s**u, ia terhenti di ambang pintu kamar bayi. Pemandangan yang ia lihat membuatnya mengernyit. Valiant duduk santai di kursi goyang sambil menimang Julian, sementara Jelena tidur pulas di dadanya. Kedua bayi itu begitu tenang, bahkan tidak ada satu pun tangisan yang terdengar. Valiant bersenandung kecil, wajahnya

