Bab 150

1950 Kata

Vivienne duduk di pinggir ranjang sambil melipat gaun tipis berwarna krem yang baru saja dipakainya semalam. Koper besar terbuka di lantai, sebagian sudah terisi, sebagian lagi masih kosong. Jeremi berjalan keluar dari kamar mandi dengan rambut yang masih agak basah, membawa beberapa kemeja yang langsung ia letakkan di atas koper. "Aku selalu benci bagian ini," gumam Vivienne sambil menatap gaun di tangannya. "Saat liburan hampir berakhir dan kita harus berkemas. Rasanya terlalu cepat." Jeremi mendekat lalu meraih gaun itu dari tangannya. "Kalau aku sih lebih benci bagian ini karena harus melihat wajah kamu murung begini," ucapnya sambil melipat gaun itu rapi. "Tapi tenang, pulang bukan berarti selesai. Kita masih punya banyak waktu di Jakarta." Vivienne menghela napas. "Aku tahu. Tapi

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN