Davi memarkirkan motornya lumayan jauh dari muka g**g rumah Naya. Untuk yang terakhir kalinya, ia ingin melihat gadis itu. Iya, untuk yang terakhir kali sebelum dirinya pergi. Tak jauh dari tempatnya sekarang, terlihat seorang gadis berjalan dengan langkah panjang kemudian berdiri di samping jalan. Samar-samar, Davi bisa melihat wajah Naya yang terlihat kacau dengan mata bengkak. Ciri khas ketika habis menangis. Ia tahu, untuk kesekian kalinya ia kembali menyakiti gadis itu walau kini dengan konteks yang berbeda dan Davi tidak akan mengulanginya untuk yang ketiga kali. Cukup sampai di sini ia membuat gadis itu menderita. Tidak lagi. Tidak setelah ini. Semuanya akan kembali baik-baik saja seperti sebelum mereka bertemu. Tak berapa lama, seorang motor hitam berhenti tepat di hadapan Na

