Anggota Golden Dragon yang ditugaskan akhirnya kembali. Mereka berhasil menangkap salah satu pelaku yang telah menyerang Zack. Pria itu bertubuh tinggi kurus, dengan codet panjang di pipinya, bekas luka yang justru membuat wajahnya tampak semakin menyeramkan. Juan berdiri di hadapan pria itu, kedua matanya penuh amarah yang ditahan. Dengan satu hentakan, ia menarik kerah baju pria tersebut hingga wajah mereka hanya berjarak beberapa inci. “Apa tujuanmu melukai anakku?” desis Juan, suaranya rendah namun menggelegar di ruangan. “Berani sekali kau melakukan itu!” Namun pria itu hanya menatap balik dengan mata dingin. Tidak ada ketakutan. Tidak ada penyesalan. Sikap itu membuat para anggota Golden Dragon yang mendukung Zack langsung naik pitam. “Tuan, biar saya yang urus dia!” “Dia pasti

