Juan menarik napas panjang, seolah seluruh beban dunia menekan dadanya. Kali ini ia tahu, tidak ada lagi jalan mundur. Dia harus membuat Alicia menerima kenyataan itu tanpa terluka. “Dia bukan ayahmu, Alic!” Kata-kata itu jatuh keras, memecah udara di antara mereka. Alicia terbelalak, kepalanya menggeleng cepat. “Tidak mungkin… aku bersamanya sejak kecil. Dia membesarkanku. Dia menyayangiku!” suaranya pecah, seakan berusaha meyakinkan diri sendiri. Juan menggenggam bahu Alicia lebih kuat, matanya merah oleh amarah yang selama ini ia tahan. “Itu bukan sayang,” ucapnya dingin, menahan geram. “Dia baik padamu karena kau berguna baginya.” Alicia membeku. “Dia penjual gadis-gadis muda, Alic,” lanjut Juan dengan rahang mengeras. “Kau cantik. Saat usiamu dua belas tahun, dia sudah mula
Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari


