Begitu mendapat kue yang diinginkan, mamanya Edham lekas membayar. Melengoskan wajah mengejek Mita, sebelum keluar meninggalkan toko kue tersebut. Mita yang melihat, sangat geram. "Pak Dokter bisa lihat sendiri, kan? Mamanya Edham itu meski pun sudah tua masih juga resek!" gerutu gadis itu masih memperhatikan dengan kesal punggung wanita tua yang sudah menjauh darinya. "Bukan masalah kuenya sebenarnya. Bisa saja tadi aku ngalah dan beli yang lain. Tapi jika ingat bagaimana jahatnya mamanya Edham pada Moza, rasanya ingin sekali aku membalas semua perlakuannya itu," gerutuan yang kembali Mita lontarkan. Johan ikut memperhatikan dengan sedikit mengingat. Merasa pernah melihat wanita berumur itu, tapi entah di mana. "Edham itu siapa?" tanyanya asal karena tadi Mita menyebut nama itu. "Mant

