Suasana malam masih terasa hangat di dalam unit apartemen Kenzo dan Zeya. Setelah candle light dinner yang romantis dan penuh keintiman, suasana mulai mereda, namun belum sempat mereka benar-benar menutup malam itu dengan tenang, bel pintu apartemen tiba-tiba berbunyi. "Ding-dong." Zeya tersentak ringan. Ia menatap Kenzo dengan kening berkerut. "Siapa malam-malam begini?" Kenzo langsung berdiri dari sofa, mengambil kemeja yang sempat terlepas, lalu merapikannya sekilas. Ia berjalan menuju pintu tanpa bicara. Dalam hatinya ada rasa tak nyaman yang muncul tiba-tiba. Tak biasanya ada yang datang tanpa pemberitahuan ke unit mereka. Begitu pintu dibuka, Kenzo tak menemukan siapa pun. Namun, di lantai depan pintu, tergeletak satu paket kecil berbungkus cokelat polos, tanpa nama pengirim. Tid

