PoV Bagas Hari berganti tanpa terasa, dan waktu seperti berlari lebih cepat dari yang seharusnya. Penyelidikan kasus Selira semakin dalam, semakin gelap, dan semakin berbahaya. Aku dan Raka mengumpulkan potongan demi potongan bukti. Kami seperti menyusun puzzle yang tidak boleh ada bagian yang hilang. Di tengah itu, tugas terberat justru bukan soal data, melainkan membangun kepercayaan Selira. Dia masih mempercayai Rendra, pria yang dulu menyelamatkannya dari keterpurukan, meski kini justru menjatuhkannya. Raka sempat frustrasi menghadapi sikap itu, tetapi aku tahu itu wajar. Kepercayaan tidak bisa dipaksa. Selira butuh waktu untuk melihat kebenaran sendiri, dan dari celah kecil keraguan itulah semuanya perlahan mulai berubah. Sementara itu, aku tetap bergerak di bawah radar

