Bab 136. Jalan Yang Tuhan Tunjukkan

3328 Kata

Bayangkan sepanik apa kondisi di ruang IGD Medical Centre sore itu! Kecelakaan yang mirisnya justru membuat sepasang bersahabat kecil kini sama-sama sedang bergelut melawan kematian. Dokter sudah angkat tangan. Bagaimana mungkin orang tua mereka kuat dihadapkan pada kenyataan semenyakitkan itu. Dipaksa melepas buah hati mereka, yang bahkan belum sejam lalu masih tertawa riang di pelukannya. Kondisi otak Billy yang sudah mati, ditambah retak tempurung kepala dan pendarahan hebat di otaknya memang sudah dipastikan tidak bakal bisa bertahan. Kondisinya terus menurun. Kalaupun sekarang masih koma, itu juga karena ditopang peralatan medis. Namun, saat jantungnya berhenti berdetak, maka dokter juga tidak akan bisa berbuat apa-apa untuk menyelamatkannya. Sama halnya Riksa. Dengan penyakit jantu

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN