"Ka.. kamu?! mau apa kamu Wulan?! " tanya Nadia ketakutan seraya bangkit dari tidurnya. "Ahahahaha mau ku? kamu mau tau apa mau ku? apa kamu tidak lihat pisau yang aku bawa sekarang ini Nadia? papamu sebentar lagi akan mati, sekarang adalah giliranmu ahahahaha, " tawa Wulan terbahak-bahak seraya mendekatinya dan mengacungkan pisau itu ke arahnya. Nadia sontak langsung menghindar dengan memasang sikap waspada, " Menjauhlah Wulan!! istighfar dan bertobatlah sebelum kamu terlambat Wulan! hentikan semua kegilaan ini!! " "Ahahahaha aku baru akan bertobat jika kamu mati Nadia!! sekarang kamu tidak bisa lari kemana-mana. Ajalmu kini sudah datang tepat di depan matamu!! " seru Wulan. Tiba-tiba saja Wulan mengejar Nadia dan berusaha untuk membunuhnya. Nadia berteriak meminta tolong sambil berl

