85 Ribuan

1445 Kata

Pertanyaan Sean membuat Arsih membelalakkan matanya, menatap tajam kearahnya yang masih enggan turun. " Tapi, tempat ini... Apa gak sebaik nya kita makan tempat lain aja Ar..???" Tanya Sean kepada Arsih. "Kau pikir jam berapa sekarang? Kaga ada lagi restoran buka. Ya cuma disini yang buka. Udah jangan banyak bacot. Mau gak!" jawab Arsih sembari merapat kan gigi, hingga membuat Sean merinding melihat Arsih yang sedikit mengancamnya itu. "Kamu mau makan, atau enggak? Atau langsung mo pulang?" ulang Arsih. Mendengar kalimat pulang, secara spontan Sean bergerak dan bergegas menurunin mobil. "Nanya doank, langung ngancem dech, jahat banget jadi orang..." gerutu Sean membuat Arsih tersenyum kecil sembari melangkah memasuki keramaian. Sean tampak terdiam mengikuti Arsih dari belakang tanpa

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN