Bab 171 | Bagaimana Jika ...

3108 Kata

“Ayuna …” Bibir wanita paruh baya itu menggumam pilu saat akhirnya dia melihat pintu ruang operasi terbuka dan petugas medis membawa menantunya keluar. Air mata Rayya langsung bercucuran dengan hati yang teriris sembilu melihat betapa pucat pasinya Ayuna yang terbaring kaku di ranjang pesakitan itu. “Bagaimana ... dengan operasinya, Dok?” nada suaranya tercekat, menuntut jawab pada tim medis yang mendorong keluar brankar Ayuna. Pun Rayyan yang ikut merasa ngilu hatinya melihat keadaan sang menantu yang saat ini pun masih berjuang untuk kembali bertarung dengan kematian. “Pasien masih kritis, Bu. Akan dipindahkan ke ruang ICU.” “Ya Tuhan … Anak Mama … Ayuna!” Rayya langsung membekap mulutnya dan menyembunyikan wajah di dadaa sang suami. Tangisnya terdengar semakin memilukan, h

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN