“Kenapa diam? Makannya tidak enak?" Tanya Dirga, sebenarnya dia juga merasa kurang percaya diri dengan masakannya. Sementara Nisa diam bukan karena masakannya, soal rasa tentu saja sangat enak, tetapi yang membuatnya diam karena Dirga yang memperlakukannya bak ratu. Karena maid belum datang, semua pekerjaan rumah Dirga yang melakukan, termasuk menyiapkan makan malam. “Maaf, saya belum menyediakan stock belanjaan, hanya ada ini, tapi tenang saja, besok kita pergi belanja" Jelas Dirga khawatir jika istrinya tidak menyukai makanan yang dia siapkan. Nisa menggelengkan kepalanya. “Enak Bang, terimakasih sudah menyiapkan makan malam, gak nyangka banget kalau Bang Dirga bisa masak seenak ini." Jawab Nisa tidak memberikan pujian palsu, faktanya masakan suaminya itu memang lezat. Dirga te

