Bab 20

1000 Kata

Hari di mana yang semua orang tunggu telah tiba, Nisa melahirkan bayi laki-laki secara normal, keluarga George menyambut penuh dengan suka ria, ucap syukur mereka ucapkan. Bahkan Tuan George sampai meneteskan airmatanya sangking bahagianya, ini cucu pertama dari putri kesayangannya. Tidak terkecuali Nisa, hatinya terasa pilu, seharusnya yang meng adzani putranya adalah Rayyan, namun Tuan George menggantikannya. “Nisa, di luar ada Rayyan dan kedua orang tuanya, apa.." Bunda Azha menggantung kalimatnya kala melihat putrinya menganggukkan kepalanya. Sakit hati dan kecewa memang tidak bisa terobati begitu saj, tetapi Nisa bukan orang yang tidak memiliki hati, jika Rayyan memang ingin bertemu dengan putranya, dia akan membiarkan, asalkan tidak meminta hak asuh. Tuan George hanya mengh

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN