“Gus, aku minta maaf, maaf karena tidak bisa menjaga Mas Ghaffi, tolong maafkan aku." Dirga tentunya merasa bersalah, dia benar-benar tidak tau jika Ghaffi mendapatkan perlakuan tidak baik selama di tinggal di rumahnya. Dirga pikir jailnya Kai tidak sampai menimbulkan luka memar di tubuh Ghaffi, bahkan sampai di kepalanya. Terlebih Putra sulungnya itu tidak mengeluh dan tidak mengatakan apa-apa. Seharusnya Dirga peka akan hal itu, Ghaffi memang selalu diam memendam sendiri. Dirga tidak bisa berkata-kata lagi, selain kalimat maaf yang dia ucapkan. “Mas Ghaffi, kenapa gak bilang sama Bunda, hmm?" Nisa hendak mendekati Ghaffi namun Rayyan segera menghadang nya. Tatapan tajam dengan ekspresi menahan emosi, Rayyan tidak mengizinkan Nisa ataupun Dirga mendekati putranya. Kedua tangan pr

