Bab 82

1686 Kata

Kedatangan Bunda Azha jauh berbeda dengan rencana awal, wanita itu sama sekali tidak bisa menerima, apa yang dia lihat tidak seharusnya seperti ini. Ummi Fatimah kembali rujuk dengan Kiai Rahmat, tatapan pria yang dulu memujanya penuh cinta, sekarang hanya memberikan tatapan datar dan kemarahan. Kiai Rahmat tentu saja tidak terima, melihat istrinya di bentak bahkan mendapatkan perlakuan kasar dari Bunda Azha. Yang membuat Bunda Azha kembali murka, Dirga juga lebih membela Ummi Fatimah daripada dirinya, kenapa sekarang semua orang berpihak pada Ummi Fatimah daripada dirinya? Sementara permintaannya, Ghaffi tidak mau menuruti, remaja itu hanya menjawab, dia tidak terlalu dekat dengan sang Kakek, jadi tidak ingin ikut campur. “Hancurkan semua!!" Teriak Bunda Azha, namun dua orang pri

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN