Bab 188.

2134 Kata

“Dia sedang tidur. Nanti aku antar setelah dia bangun,” ujar Arga menjawab Namira yang mempertanyakan tentang Rian. Namira meminta Arga untuk mengembalikan putranya tersebut. "Sekarang saja. Nanti dia pasti nangis kalau bangun tidur tidak melihatku." "Dia baru saja tidur. Biarkan saja. Kalaupun nanti dia nangis waktu bangun, aku akan menenangkannya." Arga menoleh ke belakang. Menghembus napas lega melihat pintu kamarnya masih tertutup. Ia sengaja menerima panggilan dari Namira di luar kamar. Tidak ingin istrinya mendengar percakapan mereka. Bukan karena ada yang ingin Arga sembunyikan. Bukan sama sekali. Dia tahu Tara pasti akan terganggu mendengarnya bicara dengan mantan kekasihnya. "Kamu kenapa sekarang terkesan ingin menguasai Rian? Kemarin saja kamu menolaknya. Kenapa sekarang, A

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN