Bab 195. Extra Bab 2 (Final)

2284 Kata

“Mami, boleh Rian tetap di sini?” Tara yang sedang menyisir rambut hitam lebat Zura, menoleh. Melihat Rian berdiri di luar ambang pintu kamar yang terbuka. Kepala anak itu melongok ke dalam kamar sang adik. “Masuk sini, Kak Rian.” Tara melambaikan tangan. “Masuk sini.” Zura mengikuti sang mami dengan suaranya yang masih tidak jelas. Tangan kecilnya terangkat, melambai—meminta sang kakak untuk masuk. Senyum anak dua tahun itu mengembang. Rian akhirnya berjalan masuk ke dalam kamar adik kembarnya. Pilar tidak terlihat. Hanya ada Zura yang tampak baru selesai mandi dan sedang didandani oleh maminya. “Ada apa? Sini, Sayang. Mami mau bedakin Zura dulu. Duduk dini. Cerita sama Mami. Rian mau apa?” Tara menepuk sisi ranjang Zura. Setelah itu Tara mengambil bedak. Sambil membedaki sang putr

Cerita bagus bermula dari sini

Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN