94. Mimpi Hawa

1348 Kata

Aryo menatap pemberitaan tentang Hawa dan Arion sambil mengepalkan kedua tangannya. Laki-laki itu merasa sangat marah karena menganggap kebahagiaan mereka terjadi diatas penderitaannya. "Mereka benar-benar sangat pandai bersandiwara sampai terlihat sangat sempurna kalau aku penjahatnya." Aryo bergumam penuh dendam dengan debaran penuh dendam yang bergemuruh di dalam dadanya. Ketika laki-laki itu sedang jengkel-jengkelnya, sebuah pesan masuk ke ponselnya. "Ayo kita kesampingkan masalah Politik. Kamu boleh memihak ayah kamu dalam urusan politik, tapi kita memiliki musuh yang sama Yo. Jika Arion dan Hawa kita biarkan hidup dengan bahagia, semua rencana kita akan berantakan bukan? Aku hanya ingin setidaknya Hawa tidak bisa punya anak. Dengan tidak punya anak, kemungkinan dia akan ditendang da

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN