Aisla kesal dengan apa yang terjadi kepada dirinya selama ini, sungguh ia sangat membenci Erwin yang tega menghancurkan hidupnya. Erwin menatap tajam Aisila, ia memang telah dibutakan nafsu selama ini karena sebelum kecelakaan besar itu terjadi, ia hampir saja memperkosa adik iparnya karena ia tidak bisa menahan dirinya. Adik iparnya itu bukan hanya cantik tapi memiliki tubuh yang sangat menggoda hingga ia ingin sekali memilikinya. Ya...saat itu Erwin memang lancang masuk ke kamar adiknya itu untuk merayu adik iparnya apalagi selama ini, ia sangat mudah merayu perempuan. Ia tidak bisa menahan nafsunya yang sedang memuncak melihat bokongg penuh itu seolah memintanya untuk menikmatinya dan ia segera mendekati adik iparnya itu lalu memeluknya. Tadinya adik iparnya itu merasa orang yang s

