TING TONG! Baru saja Bening menyeruput teh chamomile ketika bel apartemen berbunyi. "Siapa ya?" Bening bangkit dan membuka pintu. "Sayang!" Bunda Amy berdiri di depan pintu dengan senyum lebar. "Bunda?!" Bening terkejut. "Kenapa nggak kabarin dulu?" "Surprise!" Bunda Amy masuk sambil memeluk Bening. "Bunda kangen. Kamu tiba-tiba aja balik ke sini." "Eh, Bunda datang?" Galang keluar dari kamar dengan handuk masih melingkar di leher—baru selesai mandi. "Ada apa, Bun?" "Ohhh, Galang juga ada. Bagus!" Bunda Amy duduk di sofa dengan semangat, menepuk-nepuk tempat di sampingnya. "Sini, duduk! Bunda mau ngomong sesuatu!" Bening dan Galang duduk di sofa dengan wajah bingung. Galang melirik Bening dengan tatapan bertanya, tapi Bening hanya mengangkat bahu—sama-sama tidak tahu. “Jadi begin

