Aku di buat terkejut dengan sebuah berita Heboh di depan Sa Furniture yang ramai di beritakan di stasiun televisi. Regarta ada di dalam saa dan aku ada di kantor The Princess. Karena itu aku tidak mungkin tidak khawatir. “Kami menolak Regarta sebagai pemimpin.” Teriak para pendemo. Aku menggigit bibirku khawatir sambil terus menatap ke arah layar ponsel tapi suamiku tidak kunjung membalas pesanku. Padahal aku khawatir sekali sampai mau menangis rasanya. “Kayaknya nggak mungkin deh Pak Rega nggak peduli sama Karyawan yang kecelakaan kerja sampai kritis begitu.” Ucap Bianka terdengar tidak terima. Melihat dari responnya setiap kalai ada berita buruk tentang Regarta, sepertinya gadis ini fans berat suamiku. “Gue sakit tipes doang juga dapet uang dari perusahaan dan seluruh biaya di claim p

