BAB 79. Penyelesaian #1

2140 Kata

Aku tidak bisa diam saja setelah kekesalanku di hentikan oleh Ayah. Aku kesal sekali dengan Andreas menyebalkan itu. Bisa-bisanya dia membuat drama menjijikan itu di depan Wartawan. Pernyataanya seolah menggiring opini agar istriku di hujat atas masuknya Sarah ke Rumah Sakit atas kesalahannya sendiri. Karena itu siang hari aku di sini, di sebuah kafe yang katanya akan di datangi Andreas untuk bertemu dengan rekan pentingnya. Aku sudah duduk di salah satu bangku yang strategis ketika tiba-tiba saja sebuah ide cemerlang hadir di otakku. Aku tersenyum jahat dengan Bio yang menatapku jijik di hadapanku. “Sumpah lo datang ke sini cuma mau ngerjain orang itu Ga? Lo kurang kerjaan banget.” cibirnya yang tidak aku pedulikan. Tidak tahu saja dia, aku jengkel sekali tadi pagi. Rebeka bahkan aku ma

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN