Aku duduk diam sambil di tatap menakutkan oleh istriku yang tadi baru saja mengamuk gara-gara Sarah dan Ayahnya menginginkan aku tetap bertanggungjawab terhadap proyek pengisian Hotel mereka di Bali. Hasil akhirnya akhirnya mereka setuju bahwa Ayah langsung yang bertanggungjawab terhadap Proyek itu karena istriku yang cemburuan ini tetap bersikeras tidak mengijinkan aku terlibat pekerjaan lagi dengan Sarah. Apa kalian pikir aku kesal istriku seperti ini? Oh tentu tidak! Aku bahkan tidak mampu menyembunyikan senyumku sekarang saking senangnya. Seumur hidup aku menyukainya, baru kali ini aku di cemburui olehnya di depan orang lain, baru kali ini dia berdebat dengan orang lain untuk mempertahankanku dan baru kali ini aku di perlakukan seolah-olah aku hanya milik Wendy dan orang lain tidak bo

