Bab 69. Deep Talk

2342 Kata

Aku melihat Wendy baru pulang kantor dan tersenyum manis ke arahku seolah sebelumnya kami tidak baru saja bertengkar hebat. Wanita itu masuk ke kamar mandi dan keluar sudah menggunakan baju santai dengan rambut basah habis keramas. Wangi sabunku menguar membuat aku mengerutkan dahi. Kenapa Wendy tidak menggunakan sampo dan sabun miliknya sendiri yang berbau Strawberry? Kelihatannya juga dia menggunakan sampoku juga. “Tumben pakai sabun aku?” tanyaku heran. Wanita itu terkekeh kemudian masuk ke dalam selimutku dengan rambut yang masih basah. “Keringin dulu rambutnya!” ucapku memperingatkan. “Nanti masuk angin kalau rambutnya basah, mana nyalain Ac.” Tambahku lagi. Wendy hanya bergumam saja sambil memelukku erat. Wendy bukan tipe orang yang malas mengeringkan rambut, karena itu jadi terasa

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN