BAB 59. Menangkap Penghianat.

2229 Kata

“Dasar nyebelin banget kamu mas. Akal kamu itu loh banyak banget buat modus.” Wendy terus mengomel sambil mencubiti aku pelan. Wajahnya terlihat kesal sekali. Tapi jujur saja aku lebih suka di omeli olehnya seperti ini dari pada di diamkan olehnya seperti semalam dan tadi pagi. “Kalau aku nggak kaya gitu, mungkin sekarang kita belum nikah.” Kikikku geli. Wendy mendengus kesal tapi mengeratkan pelukannya padaku. Aku mencium kepalanya dengan lembut, kemudian keningnya, kedua matanya dan seluruh bagian wajahnya. Hanya satu malam saja aku tidur sendiri karena istriku merajuk, rasanya sudah serindu ini. Aku sungguh tidak bisa membayangkan jika kami sampai berpisah lama. Sepertinya aku tidak akan sanggup berpisah darinya lebih dari satu hari. “Mas,” “Hmmm.” “Sebenernya banyak yang mau aku c

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN