Mereka tidak jadi ke PI Mall. Entah mengapa, setelah semua pertemuan yang menguras emosi itu, Ina sama sekali tidak punya semangat untuk belanja. Rasanya, sepatu baru atau dress yang sedang tren tidak akan mampu menenangkan suasana pikirannya saat ini. Ia hanya ingin duduk tenang, menyeruput kopi dalam suasana yang santai, dan … tentu saja, bersama Dhannis. "Kita ke kafe aja, ya. Aku pengin ngopi." Suaranya pelan, tapi cukup tegas saat mereka sudah duduk di dalam mobil. Dhannis langsung mengangguk tanpa protes. "Boleh. Mau ke mana?" Ina mengangkat bahu. "Terserah, yang deket bandara aja, ya? Biar nggak buru - buru ntar." Akhirnya, karena tujuan mereka berikutnya adalah Bandara Soekarno-Hatta, Dhannis memutar kemudi ke arah utara menuju kawasan Pantai Indah Kapuk. Lokasinya strategis,

