Perawat dan dokter jaga yang bertugas pagi ini datang memeriksa keadaan Anggita. Tidak ada yang perlu dikhawatirkan, hanya kelelahan daan kondisinya jauh lebih baik daripada kemarin sore waktu sebelum diinfus. "Ada rasa pusing, bu?" "Sudah nggak, dok, udah segeran." "Sebelum pingsan, ada keluhan lain? Misalnya mual atau sakit perut?" Anggita sempat ragu, lalu menoleh sebentar ke arah suaminya sebelum menjawab. " Nggak ada sih, tapi sempat ada flek, dok. Saya pikir saya mau datang bulan.." Ruangan sempat hening. Papa Windra memandang istrinya dengan cemas. "Sayang, kenapa nggak bilang ke Mas dulu?" Anggita menghela napas. "Aku kira mau mens aja, Mas. Cuma biasanya kalau hari pertama memang deras, tapi ini cuma flek sedikit." Dokter jaga mengernyit. "Sebelumnya pernah begitu, Bu?

