Mulai Muncul Spekulasi

2339 Kata

Pagi keempat di Singapura datang dengan sinar mentari yang hangat menyelinap masuk dari celah tirai. Suara burung gereja sesekali terdengar dari balkon. Udara kamar terasa lebih segar dibanding hari - hari sebelumnya, seolah ikut merayakan kondisi Ina yang sudah mulai membaik. Di atas tempat tidur, Ina terbangun perlahan. Kepalanya masih berat, tapi tubuhnya sudah tidak lagi panas. Ia menarik napas dalam - dalam, membiarkan aroma citrus dari diffuser di meja samping meresap ke paru - parunya. Dengan gerakan hati-hati, ia duduk bersandar pada bantal-bantal empuk, mencoba menakar tenaganya sendiri. Sisa - sisa kelelahan masih terasa, tapi sudah jauh lebih baik dari kemarin. Tak lama, pintu kamar terbuka. Dhannis muncul dengan rambut setengah basah dan memakai kaus tipis abu - abu yang men

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN