Pulang Aja!

2544 Kata

Disti duduk bersandar di headboard ranjangnya, matanya masih sembab. Gaby memeluk bantal guling dan menatapnya seperti sedang menatap anak kecil yang ngambek. "Dis, lo mau tahu nggak kenapa gue bela - belain dateng pagi - pagi ke sini?" tanya Gaby sambil menggoyang - goyangkan kakinya. Disti mengangkat alis malas. "Karena nyokap gue yang nyuruh?" "Itu kemarin yang lo nggak mau bukain pintu, kalau sekarang karena gue nggak mau liat sepupu gue berubah jadi zombie gara - gara patah hati dan cemburu buta." Setelah mengatakan itu Gaby malah terbahak, sedangkan Disti menatapnya judes. " Lo tau nggak, muka lo sekarang tuh kayak sinetron jam dua siang, lemes, pucat, dan penuh penderitaan. Lo mau casting jadi pemeran utama tersakiti, nggak? Gue cari nih agensinya." Disti menghela napas, seten

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN