Bab 139. Hari Bahagia

1346 Kata

Dua Minggu Kemudian Langit Jakarta siang itu tampak cerah sempurna. Awan putih bergumpal malas di langit biru, sementara semilir angin menebar wangi bunga dari taman belakang mansion keluarga Adnan. Suasana halaman belakang tampak begitu meriah dan penuh warna. Di sana, sebuah tenda megah dengan kain biru muda dan putih berdiri kokoh, dihiasi rangkaian balon, bunga, dan pita yang bergelantungan lembut. Di sisi kanan, ada panggung kecil dengan tulisan besar bertuliskan “Aqiqah Baby Alyana & Birthday Party Ian Aprilio ke-4”, dihiasi gambar bayi mungil dan dinosaurus lucu—permintaan khusus dari sang kakak, tentu saja. Beberapa kursi tamu berderet rapi dengan taplak senada, sementara meja hidangan diisi makanan lezat—mulai dari sate ayam, nasi kebuli, kue tart besar berbentuk dinosaurus, hi

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN