Bab 120. Aku Pengen Kamu Lagi, Sayang

1002 Kata

Keesokan pagi, Darius membuka matanya perlahan. Ia menarik napas dalam-dalam, bibirnya melengkung dalam senyum bahagia. Di sampingnya, Yanna masih terbaring pulas, wajahnya tenang dan damai, rambutnya yang panjang terurai berantakan di bantal. Hatinya terasa penuh, seolah seluruh kekosongan yang dulu ada dalam hidupnya kini telah terisi. “Ya Allah … terima kasih,” gumamnya pelan. Jemarinya mengelus pelipis Yanna yang lembut, lalu berhenti di pipi istrinya. Ia menunduk, mengecup pelan pipi itu. “Cantik sekali kamu, Sayang.” Darius bangkit pelan, bermaksud pergi ke kamar mandi untuk mandi dan berwudhu. Tapi sebelum benar-benar meninggalkan ranjang, ia kembali menunduk, mencium pipi Yanna sekali lagi. Kali ini lebih lama, hangat, penuh sayang. Yanna bergerak sedikit, kelopak matanya berget

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN