"Sendirian aja, Na?" "Menurut lo gimana? Apa terlihat gue bawa rombongan satu komplek?" Sahutan kesal itu memantik tawa Ares. Ada rasa ingin memukul bahu wanita itu, tetapi Ares mengurungkan niat takut terjadi drama tidak diinginkan. Ares diam, tatapannya masih tertuju ke pada Ayna. Sesekali kening pria itu mengerut, menatap bingung Ayna. "Lo lagi nyari siapa sih, Na? Lo janjian sama orang di sini? Atau Karina sama Agatha? Memang mereka ngga kerja?" tanya Ares penasaran. Pasalnya sejak tadi dia memperhatikan Ayna seperti mencari seseorang entah siapa. Niatnya tidak mau kepo, tapi sejak tadi otak Ayna terus kefikiran soal akun bernama Dreztyo_ yang terus mengirimnya pesan. Maka dari itu, kebetulan tempat yang dipilih adalah kedai kopi milil Ares, Ayna merasa aman dan memutuskan untuk be

