Gue Hamil

1048 Kata

"Seharian ga dengar suara Ayna sepi juga." "Huum. Tapi kalau udah denger dia ngoceh capek juga." Karina tertawa mendengar sahutan Agatha. Yang sahabatnya itu bilang tidak salah, justru faktanya seperti itu. Tapi diantara mereka bertiga, memang Ayna yang paling bisa menghidupkan suasana. Dan tugas mereka berdua tinggal menimpali. "Berapa hari dia di Swiss, Kar? Lupa gue." Jari telunjuk Karina mengetuk-ngetuk dagu sambil berfikir. "Kalau gue ga salah dengar katanya seminggu. Seminggu itu paling lama kalau ada urusan lain. Kalau semua lancar tiga atau empat hari mereka pulang. Pak Varrel juga ga akan ngulur waktu anjir. Dia pasti mikirin kerjaan yang lain." Agatha mengambil gelas berisi lemon tea pesanannya. Malam ini dia bersama Karina memang sedang nongkrong sehabis pulang kerja. Itu s

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN