SEASON 3 // Bab 3

1292 Kata

DI TEMPAT BERBEDA Terlihat Sagara sedang duduk di atap gedung tua — markas geng motornya. Malam mulai turun, lampu kota berkelip di kejauhan, dan asap rokok mengepul di antara tawa teman-temannya. “Gilaaa… kalau diinget-inget, semalam tuh gokil banget, Bro!” seru Rasya, matanya berbinar penuh semangat. “Kita bener-bener kayak jagoan, tahu nggak? Datang tanpa persiapan, nyerang markas mereka langsung. Gila, itu nekat sih—tapi keren banget!” Tawa mereka pecah, tapi Diki hanya geleng-geleng sambil menunjuk wajah Sagara yang lebam. “Jagoan sih jagoan, tapi lo liat tuh muka ketua kita. Udah kayak abis digiling aspal!” ujarnya setengah bercanda, setengah khawatir. “Serius, Sag. Kita semalam tuh ngapain sih? Nyerang mereka tanpa rencana, itu namanya bukan berani… tapi nyari mati.” Sagar

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN