SEASON 2 // Bab 81

1284 Kata

“Nen-nya kecil, tapi bikin candu Abang, Sayang!” bisik Raka sambil tersenyum, matanya tak lepas memperhatikan. Tanpa henti, tangannya terus meremas-remas, mengusap-usap, dan bahkan memelintir-melintirkan bagian pucuknya meskipun dari luar baju, seolah tidak bisa berhenti karena gemas bercampur gairah yang memuncak. Karena sebesar-besarnya, seseksi-seksinya, dan bahkan semontok-montoknya gunung kembar Ani-ani yang sering ia booking, namun tidaklah bisa membuatnya senafsu itu. “Aaahh! B-Baaang, aaahhh! A-Abaaang, aaaahhhh! E-enak, Baaang!” Melly merintih penuh kenikmatan, suaranya semakin menggebu-gebu seiring dengan sensasi yang memenuhi tubuhnya. Raka yang mendengar erangan manja itu hanya tersenyum, menikmati setiap detik yang membuat hasratnya semakin membara. “Ya udah, kalau gitu.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN