Tok Tok Tok Tok Rio terbangun saat mendengar suara ketukan pintu di kamarnya. Hpnya masih menyala dan menunjukkan pukul setengah 7 pagi. "Rio bangun nak!! nanti kamu telat ke kantor!! " seru mamanya dari luar. "Iya ma!! Rio sudah bangun!! " jawab Rio setengah berteriak. Dia segera bangun dan mandi. Jadi dia hanya mimpi tadi. Sial miliknya masih berdiri minta untuk dipuaskan. Sudah lama dia tak melakukannya. Rio sudah janji pada dirinya sendiri untuk berubah dan tak menjadi pria brengs*k lagi. Sesudah mandi teleponnya berbunyi, ternyata yang menelponnya adalah Naya. Rio langsung mengangkatnya dengan semangat. "Halo Nay ada apa pagi-pagi begini kamu nelpon? " tanya Rio sumringah. "Ini bukan Naya, ini Nicko. Bisa kita bicara setelah pulang kerja nanti? " "Oke" raut wajah Rio berub

