Dua lembar kertas putih yang dikeluarkan Priska dari tasnya cukup membuat mama Isti dan tante Ismi kaget. Bukan apa-apa, soalnya coret-coretan yang disebutnya tadi yang sudah terbayang adalah tulisan-tulisan sembarangan di atas kertas, tapi ini sangat jauh dari kenyataan. Dua lembar kertas putih itu berisi print-an ketikan yang teratur, bernomor, berspasi, berderet rapi. Oret - oretan dari planet mana ini? Tapi kok yang kaget cuma dia sama adiknya, kenapa yayang dan teh Sarah hanya melihat sekilas dan tidak berkomentar? batin mama Isti "Nah ini," ucap Priska santai sambil melebarkan dua kertas itu bersisian. "Saya pikir oret-oretan beneran teh," suara heran tante Ismi setidaknya mewakili suara hati Mama Isti. Namanya juga kakak beradik, mungkin mereka punya rasa yang sama. "Iya ini oret

