Ruangan dokter Ariana tampak apik sekali dan membuat nyaman pasiennya. Sebagian keluarga Pratomo ada di dalam sana untuk memeriksakan kandungan Jani untuk pertama kali. "Selamat siang bapak ibu," sapa ramah dokter yang masih terlihat muda sebagai dokter kandungan, mungkin masih usia tiga puluh awal. "Selamat siang dokter Ariana, saya Priska ... kakak iparnya dokter Nino," ucap Priska memperkenalkan dirinya. Setidaknya dia memvalidasi diri bahwa dia menantu Pratomo juga, ini perlu supaya dokter Ariana merasa tidak sia - sia menambah satu pasien lagi disaat jam prakteknya sudah selesai. "Ah iya bu Priska, saya dokter Ariana," jawabnya sambil mengulurkan tangannya ke semua yang masuk ke dalam tuangannya. "Sepertinya kita baru bertemu kali ini ya dok," ucap Priska yang kini duduk berdamp

