"Cantik banget sih kamu sayang," Puji Pria berusia seperempat abad yang sedang memangku bayi mungil bernama Lily itu. Itu ucapan yang tulus serta pandangan penuh rasa bangga terhadap anaknya sendiri yang baru lahir dua puluh empat jam yang lalu itu, dan seolah sedang digoda cowok tampan, sang bayi merespon dengan kerjapan mata yang ketika sedang terbuka pandangannya entah kemana. Tapi menurut Owka, Lily senang dengan pujiannya, mungkin sekarang sedang salting dan tidak mau melihat ke arahnya. Owka mencium pipi putri kecilnya dan mengendus - endus di pipi dan lehernya yang agak longgar bedongnya, wangi surga ... wangi yang Owka suka dari pada parfum mahalnya sekarang. Senyum tercetak di wajah Lily walau hanya singkat saja karena reflek otot wajahnya. Adegan mesra Owka dan putrinya itu dini

