"Aa' mau duduk sama mbak Dhevi?" tanya Owka. "Kok panggilnya aa', namanya sama dengan om aa'?" "Aa' itu sama dengan adek panggil mas ke mas Dharren atau mas Dhannis. aa' itu sama artinya dengan mas dek," jawab Owka sabar. Ternyata bukan saja sabar menghadapi papa bocah ini yang tadi membully-nya di kamar, tapi menghadapi anaknya juga harus super sabar. Bian terus melihat ke arah Dhevi. "Ciluuuk Baaaa," Dhevi mencoba melucu kepada Bian. Sepertinya Dhevi suka dengan Bian yang terlihat imut di matanya. Bian mulai senyum malu tapi masih berpegangan dengan papapnya. "Main sama adek yuk," ajak Dhevi. "Mas, aman nggak nih?" tanya Owka melihat ke arah Azki. "Nggak janji," jawab Azki seenaknya. Bukan apa - apa, dia tidak bisa jamin anak sambung Owka itu akan baik - baik saja. "Ini aa' Bian

