Kissing

1680 Kata

Zoya meronta dan berusaha menepis tangan Ziont. “Zoya, dengerin aku, Zoy…bentar aja, Pleaseee…” Ziont putus asa dengan wajah memelas. Tapi Zoya menggelengkan kepalanya. Luka yang terus menerus menghantamnya sejak kecil, membuat trauma tersendiri untuknya. “Ziont. Antara aku dan kamu sudah selesai malam itu. Jadi, please…tidak ada lagi yang perlu di jelaskan antara aku dan kamu. Tidak di masa lalu ataupun saat ini, ZIont. Aku lelah menghadapi kehidupan, jadi ku mohon, biarkan aku tenang menjalani kehidupan baruku bersama Demian…” isak Zoya akhirnya karena tak kuasa menahan gemuruh badai di dadanya. “Zoya…izinkan aku masuk dalam kehidupan kamu dan Demian. Aku mohon Zoy…kasihanilah Demian yang membutuhkan figur seorang ayah. Aku akan menebus waktu Demian yang kehilangan sosok ayah dalam h

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN