Mereka saling berpeluk dengan derai air mata keduanya. “Apakah kamu tetap cinta aku meski aku gak mandi selama beberapa hari ini?” Bisik Ziont lagi di telinga sang istri, yang di balas anggukan cepat sangg istri. “Iya, Sayangn. Aku tetap mencintaimu apapun dirimu. Aku tetap ingin kamu yang jadi pendamping hidupku selamanya…” jawab Zoya di sela isak tangisnya. “Kamu janji gak akan ninggalin aku demi pria manapun di luaran sana yang mencoba merayumu?” Tanya ZIont lagi dengan perasaan ragunya dan kembali di balas anggukan sang istri. “Iya, Sayang. Iya…” “Kamu tetap mau sama aku yang udah kaya Zombie kata Demian?” Tanya Ziont lagi dengan nada tak percaya. “Selagi kamu adalah Ziontku dan kamu adalah pria yang menjadi ayah anakku, maka apapun adanya kamu, aku tetap menerimanya, Sayang…” “

