Okintawa Tokyo Sianipar, Pengacara Top Indonesia si Pemegang Rahasia.

1948 Kata

“Kenapa diem lo? Berarti yang lo omongin dulu itu kaga di hati lo bukan?” Tanya Maira dengan nada sinis. “Cuma kalimat manis buat orang bego kaya gue?!” “Maira. Aku dulu mengatakannya padamu itu ketika aku adalah seorang artis yang memiliki banyak uang. Itu sebabnya aku menawarimu begitu. Aku juga pernah memaksamu ketika kita sedang menghadiri pameran properti agar kau membeli sebuah apartement untuk masa depanmu, sebagai ucapan terimakasihku padamu? Kau ingat bukan? Jawabanmu, tidak waktu itu!” pekik Zoya dengan nada mulai meninggi. “ Tapi tidak di situasi saat ini Maira. Aku saat ini sedang tidak mau bercanda dalam hal apapun. Jadi, aku mohon padamu. Katakan semua ini bohong, bukan? Kau hanya ngeprank aku dengan menyewa mereka, bukan?” Tanya Zoya menatap kearah sahabatnya tak percaya.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN