Bab 126

2124 Kata

Cassandra menatap Kiara yang tampak lemah di sofa ruang keluarga. Sejak pagi, wanita itu mengeluh pusing, dan kini wajahnya sudah tampak sangat pucat. Valentina di pangkuannya menangis terus tanpa henti, membuat suasana rumah menjadi panik dalam diam. “Kiara, kamu kenapa? Kamu kelihatan nggak enak badan banget,” tanya Cassandra cepat sambil menghampiri. Kiara mengusap dahinya yang terasa berat. “Kepalaku pusing, Cass… dari tadi pagi muter terus. Aku mau rebahan, tapi Valentina nangis terus. Aku nggak tega biarin dia.” Cassandra menatapnya dengan khawatir. Ia meletakkan tangan di dahi Kiara, merasakan panas yang tinggi. “Ya Tuhan, kamu demam! Harusnya dari tadi kamu bilang.” Kiara memaksa tersenyum. “Aku pikir cuma kecapekan. Semalaman Valentina rewel, aku nggak tidur.” “Sekarang biar

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN