Bab 88

1230 Kata

Kiara duduk di bangku kayu sebuah taman besar di jantung kota New York. Udara musim gugur berhembus lembut, menyapu rambutnya yang tergerai. Hamil besar membuat tubuhnya terasa cepat lelah, tapi ia suka berada di sini, di tengah hijaunya pepohonan dan dedaunan kuning kemerahan yang berguguran. Tangannya terus mengelus perutnya, senyum tipis muncul di wajahnya setiap kali merasakan gerakan kecil dari janin yang ada di dalam sana. Albert berdiri tak jauh darinya, memandang dengan penuh perhatian. Pria itu selalu memastikan Kiara tidak berjalan terlalu jauh, tidak duduk terlalu lama, tidak makan sembarangan. Semua serba dijaga, karena ia tidak ingin sesuatu terjadi pada istri muda yang sedang mengandung anaknya itu. Ia lalu duduk di samping Kiara, meraih tangan wanita itu, dan menautkan jema

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN