Pagi itu, matahari New York bersinar lembut, cahayanya menembus tirai mansion Albert, menyinari kamar besar tempat Kiara duduk di sisi ranjang. Perutnya yang semakin membuncit membuat ia sulit bergerak bebas, tetapi wajahnya tetap cantik, meski sedikit letih. Albert berdiri di hadapannya, mengenakan setelan jas hitam elegan, dasi yang sudah ia rapikan dengan sempurna, seolah-olah hendak pergi ke sebuah pertemuan penting. Namun hari ini berbeda—hari ini adalah hari pernikahan Alden, putranya, dengan Cassandra. Kiara menatap Albert dengan mata bening yang penuh arti. "Jadi, kau benar-benar akan pergi ke gereja pagi ini?" suaranya pelan, hampir berbisik. Albert mendekat, berlutut di hadapan Kiara, tangannya mengusap lembut perut besar istrinya itu. "Ya, sayang. Aku harus ada di sana. Itu ha

